Ketentuan PPh Final 0,5% Bagi Wajib Pajak Badan
Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2022, Wajib Pajak Badan UMKM dengan peredaran bruto tidak melebihi Rp4,8 Miliar dalam satu tahun pajak berhak menggunakan tarif PPh Final 0,5%.
Perbedaan Ketentuan WP Badan vs Orang Pribadi
| Bentuk Badan Usaha | Batas Bebas Omzet | Tarif PPh Final | Masa Berlaku Maksimal |
|---|---|---|---|
| Perseroan Terbatas (PT) | Tidak Ada (Rp0) | 0,5% | 3 Tahun Pajak |
| CV / Firma / Koperasi | Tidak Ada (Rp0) | 0,5% | 4 Tahun Pajak |
| PT Perorangan (PT UMKM) | Tidak Ada (Rp0) | 0,5% | 4 Tahun Pajak |
Pertanyaan Sering Ditanyakan (FAQ WP Badan)
Apa yang terjadi jika jangka waktu PPh Final 0,5% untuk PT/CV telah berakhir?
Setelah jangka waktu berakhir (3 tahun untuk PT atau 4 tahun untuk CV/PT Perorangan), Wajib Pajak Badan wajib beralih menggunakan tarif PPh Badan umum sesuai Pasal 17 jo. Pasal 31E UU PPh dengan pembukuan resmi.
Bagaimana jika dalam satu bulan badan usaha tidak memiliki omzet (Rp0)?
Jika omzet bulan tersebut bernilai Rp0, maka PPh Final 0,5% terutang adalah Rp0 dan Wajib Pajak Badan tidak perlu menyetor kode billing untuk bulan tersebut.
Dasar Rujukan & Regulasi
Rujukan Hukum: Pengaturan tarif dan jangka waktu PPh Final Badan UMKM diatur dalam PP No. 55 Tahun 2022 serta Peraturan Menteri Keuangan No. 164/PMK.03/2021.